SARANG-SEMUT.ORG

Situs online yang menjual tanaman sarang semut sebagai obat berbagai penyakit berat dan ringan secara aman dan alami .


Sarang semut merupakan tanaman obat yang berasal dari Papua yang secara turun temurun oleh masyarakat pedalaman bagian barat Wamena, Papua seperti suku-suku di Bogondini dan Tolikara digunakan sebagai penyembuh berbagai penyakit secara alami dan aman.


Penyakit yang dapat disembuhkan oleh sarang semut diantaranya :

  • Kanker dan tumor seperti : kanker payudara, otak, hidung, lever, paru-paru, usus, rahim, kulit,leukimia.
  • Gangguan Jantung
  • Stroke ringan maupun berat
  • Ambeien (wasir)
  • Benjolan-benjolan pada payudara
  • Gangguan ginjal dan prostat
  • Pengobatan keputihan dan melancarkan haid
  • Melancarkan peredaran darah
  • Migren
  • Penyakit paru-paru (TBC)
  • Rematik
  • Gangguan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin
  • Sakit Maag
  • Melancarkan dan meningkatkan ASI
  • Memulihkan stamina dan meningkatkan gairah seksual


Berkat beberapa penelitian para ahli, publikasi di media masa dan internet tentang keajaiban penyembuhan beberapa penyakit menggunakan sarang semut. Tumbuhan sarang semut saat ini tidak hanya menjadi pengobatan orang Papua tetapi seluruh nusantara bahkan mancanegara sebagai pengobatan beberapa penyakit berat secara alami dan aman.

Sarang semut yang kami jual adalah sarang semut asli yang langsung diambil di habitatnya di hutan Papua dan dikirimkan kepada kami. Saat ini banyak penjual sarang semut, soal harga sangat bervariatif dipasaran dan saya tidak bisa katakan harga ditempat kami lebih murah atau lebih mahal namun kami bisa katakan sarang semut yang kami jual 100% asli.


Pastikan Anda membeli sarang semut hanya di sarang-semut.org, kami jamin 100% asli tanpa campuran karena saat ini mulai banyak dijual sarang semut palsu yang membahayakan konsumen. Bukan kesembuhan yang di dapatkan justru penyakit bertambah parah.

 

 

 

 

 

 

Kami menjual sarang semut :

Sarang semut putih

Sarang semut putih orang Papua menyebut sarang semut super, sarang semut ini kualitas terbaik, lebih ampuh dan lebih cepat untuk mengatasi/mengobati berbagai macam penyakit.

Harga Rp. 45.000/100 gram

Sarang semut merah

Harga Rp. 35.000/100 gram

PERHATIAN!

Saat ini banyak beredar sarang semut palsu dengan harga murah.

Anda bisa menguji keaslian sarang semut dengan cara :

1. Masukkan sarang semut ke dalam gelas. Tuangkan air panas.

2. Setelah dituangkan air panas:

Sarang semut palsu akan berubah warna menjadi kuning kemerahan (mirip sarang semut yang direbus ).

Sarang semut asli masih bening dan sedikit keruh warna

Dari rasanya sarang semut palsu pahit, sedangkan sarang semut asli rasanya tawar berbau tanah.

Kalau diremas, sarang semut palsu mengecil, sarang semut yang asli masih keras.

Karena produk sarang semut yang kami jual disuplai langsung dari Papua kadang-kadang kondisi stok kami tidak selalu tersedia sesuai jumlah pesanan pelanggan yang diinginkan, karena faktor lamanya pengiriman yang kadang memerlukan waktu 3-5 hari dari Papua ke tempat kami. Untuk mengetahui kondisi stok produk sarang semut kami, anda bisa lihat pada sidebar situs ini.

Informasi dan pemesanan hubungi : 081-80-80-78-890

Sarang-Semut.org

Situs online yang menjual sarang semut sebagai obat berbagai penyakit berat dan ringan secara aman dan alami .

Kanker hati

Liver cancer atau kanker hati adalah kanker yang berasal dari sel hati (kanker hati primer). Akan tetapi, ada juga kanker yang terjadi pada hati dimulai dari area lain (seperti usus besar, paru-paru atau payudara) kemudian menyebar ke hati. Dokter menyebut ini kanker metastatik (kanker hati sekunder).

Gejala

Banyak orang tidak memiliki tanda atau gejala pada tahap awal kanker hati primer. Tetapi ketika memiliki tanda dan gejala, maka yang mungkin terjadi antara lain:

• Penurunan berat badan
• Hilang nafsu makan
• Sakit pada area perut bagian atas
• Mual dan muntah
• Kelelahan dan lemah
• Pembesaran hati
• Bengkak pada area perut
• Kulit dan bagian putih mata menguning

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker hati. Tapi pada beberapa kasus, penyebabnya diketahui. Sebagai contoh, infeksi kronis dengan virus hepatitis tertentu dapat menyebabkan kanker hati.

Kanker hati terjadi ketika sel DNA hati mengalami mutasi. Mutasi ini membuat sel tetap tumbuh dan berkembang, sementara sel normal lain memiliki siklus hidup dan mati. Akumulasi sel kanker mulut ini dapat membentuk tumor yang ganas.

Jenis kanker hati
Kanker hati primer yang berasal dari sel hati terbagi dalam beberapa tipe, antara lain :

• Hepatocellular carcinoma (HCC). Kanker hati yang paling umum terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Kanker ini dimulai dari hepatocytes yang merupakan tipe utama sel hati.

• Cholangiocarcinoma. Kanker ini berasal dari saluran kantung empedu.

• Hepatoblastoma. Ini adalah tipe kanker langka yang menyerang anak-anak berusia 4 tahun ke bawah. Tipe kanker ini banyak yang berhasil disembuhkan.

• Angiosarcoma dan hemangiosarcoma. Tipe kanker langka ini dimulai di pembuluh darah di hati dan tumbuh dengan sangat cepat.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker hati antara lain :

• Jenis kelamin. Laki-laki lebih banyak mengalami kanker hati daripada wanita

• Usia. Kanker hati banyak terjadi pada pasien usia antara 20 sampai 50 tahun

• Infeksi kronis. Orang yang mengalami infeksi kronis virus hepatitis tipe B atau C mengalami peningkatan risiko kanker hati

• Sirosis. Merupakan kondisi di mana jaringan hati mengalami kerusakan yang terus meningkat dan tidak dapat disembuhkan, meningkatkan peluang anda terkena kanker hati

• Penyakit hati tertentu yang diturunkan dalam keluarga. Hemochromatosis, hepatitis dan Wilson’s desease adalah kondisi yang dapat meningkatkan risiko kanker hati

• Diabetes. Orang memiliki kadar gula darah yang tinggi berisiko terkena kanker hati

• Nonalcoholic fatty liver disease. Akumulasi lemak di hati meningkatkan risiko kanker hati

• Terkena racun aflatoxins. Mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi racun aflatoxins meningkatkan risiko kanker hati. Jagung dan kacang dapat terkontaminasi racun aflatoxins.

• Konsumsi alkohol secara berlebihan. Mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kanker hati.

• Obesitas. Memiliki kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kanker hati.

Pencegahan

• Vaksinasi terhadap virus hepatitis B
• Mencegah hepatitis C dengan cara :
• Ketahui kondisi kesehatan pasangan anda sebelum melakukan hubungan seksual
• Gunakan jarum suntik steril ketika menyuntikkan obat
• Gunakan jarum steril ketika membuat tato
• Minta pada dokter anda untuk memeriksa kondisi hati anda

Sumber : health.kompas.com

Ambeien/Wasir

Hemoroid atau juga disebut ambeien adalah pembengkakan dan peradangan pembuluh darah di dalam anus dan bagian bawah rektum. Hemoroid mungkin hasil dari pengejanan ketika baung air besar atau dari meningkatnya tekanan pada pembuluh darah selama kehamilan. Hemoroid mungkin berlokasi di dalam rectum (hemoroid dalam), atau dapat berkembang di bawah kulit sekitar anus (hemoroid luar)

Hemoroid adalah penyakit umum. Pada usia 50, sekitar setengah dari orang dewasa harus berurusan dengan kegatalan, ketidaknyamanan dan pendarahan itu dapat menjadi sinyal dari hadirnya hemoroid.

Untungnya, tersedia beberapa pilihan efektif untuk mengobati hemoroid. Kebanyakan orang dapat terbebas dari gejala menggunakan pengobatan rumah dan gaya hidup yang berubah.

Gejala

Tanda dan gejala dari hemoroid antara lain :

- Rasa sakit disertai pendarahan ketika buang air besar—penderita mungkin akan menyadari sedikit darah segar pada tisu toilet atau lubang kloset.
- Gatal atau iritasi pada wilayah dubur
- Rasa sakit atau tidak nyaman
- Pembengkakan disekitar anus
- Gumpalan di dekat anus, yang mana mungkin sensitive dan sakit
- Kebocoran kotoran

Gejala hemoroid biasanya tergantung pada lokasinya. Hemoroid internal berada di dalam rektum. Penderita biasanya tidak dapat melihat atau merasakan hemoroid ini, dan biasanya tidak menimbulkan rasa tidak nyaman. Tetapai penekanan atau iritasi ketika buang air besar dapat merusak permukaan halus hemoroid dan menyebabkan berdarah.

Pada saat tertentu, penekanan dan mendorong hemoroid internal melewati pintu dubur. Ini diketahui sebagai penonjolan atu prolap hemoroid dapat menyebabkan rasa sakit dan iritasi. Hemoroid eksternal berada di bawah kulit sekitar anus. Ketika iritasi, hemoroid eksternal dapat gatal atau berdarah. Terkadang darah bisa berkumpul di hemoroid eksternal dan membentuk gumpalan (thrombus), menghasilkan sakit yang luar biasa, pembengkakan, dan peradangan.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab
Pembuluh darah di sekitar anus cenderung untuk meregangkan tekanan dan mungkin menonjol dan bengkak. Pembuluh darah yang bengkak—hemoroid—dapat berkembang dari meningkatnya tekanan di daerah bawah rectum. Faktor yang mungkin menyebabkan meningkatnya tekanan antara lain:
- pengejanan ketika baung air besar
- duduk untuk waktu yang lama di toilet
- diare kronis atau konstipasi
- Kegemukan (Obesitas)
- Kehamilan
- behubungan dengan anal

Juga memungkinkan untuk mewarisi kecenderungan untuk mengembangakan hemoroid. Hemoroid lebih mungkin didapat ketika penderita semakin tua karena sel-sel yang mendukung pembuluh darah di dalam rectum dan anus dapat melemah dan meregang.

Sumber : health.kompas.com

Penyakit Hepatitis

Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B dan C.

• Penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.

Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.

1. Gejala Hepatitis A
Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A
Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti paracetamol sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.

Sedangkah langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.
• Penyakit Hepatitis B
Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.

Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

1. Gejala Hepatitis B
Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.

2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B
Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.

a. Pengobatan oral yang terkenal adalah ;

- Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter.

- Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.

- Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual dan terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan dan kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.

b. Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;
Pemberian suntikan Microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita yang memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih dan sedikit menimbulkan demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.

Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.

• Penyakit Hepatitis C
Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.

1. Gejala Hepatitis C
Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah ; Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning yang disebut “jaundice” (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal.

2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C
Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated interferon alfa dan Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.

 

 

Gagal ginjal kronis

Gagal ginjal akut adalah hilangnya fungsi ginjal yang terjadi secara bertahap. Ketika itu terjadi maka cairan, elektrolit dan kotoran akan bercampur di dalam darah. Pada tahap awal gagal ginjal kronis, anda dapat memiliki beberapa tanda atau gejala. Gagal ginjal kronis mungkin tidak akan terlihat jelas sampai fungsi ginjal anda menurun secara signifikan.

Gejala
Tanda dan gejala gagal ginjal kronis berkembang secara perlahan. Tanda dan gejala gagal ginjal kronis antara lain:

• Berkurangnya urin saat buang air
• Mual
• Muntah
• Hilang nafsu makan
• Lelah dan lemah
• Bermasalah dalam tidur
• Penurunan mental secara tajam
• Otot berkedut dan kejang
• Bengkak pada area kaki
• Timbul rasa gatal

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

Penyakit dan kondisi yang umumnya menyebabkan gagal ginjal kronis antara lain:

• Diabetes tipe I
• Diabetes tipe II
• Tekanan darah tinggi
• Pembesaran prostate
• Batu ginjal
• Kanker kandung kemih
• Kanker ginjal
• Kondisi yang menyebabkan urin masuk kembali ke ginjal (vesicoureteral reflux)
• Polycystic kidney disease
• Infeksi ginjal (pyelonephritis)
• Glomerulonephritis
• Lupus
• Scleroderma
• Vasculitis
• Kerusakan pada arteri yang membawa darah menuju ginjal (renal artery stenosis)

Faktor risiko

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal kronis antara lain:

• Diabetes
• Tekanan darah tinggi
• Penyakit jantung
• Merokok
• Obesitas
• Kolesterol tinggi
• Sejarah keluarga dengan penyakit ginjal
• Usia 65 tahun atau lebih

Pencegahan

Untuk mengurangi risiko gagal ginjal kronis, cobalah untuk:

• Jika anda minum minuman beralkohol maka minumlah dengan tidak berlebihan akan tetapi sebaiknya anda menghindarinya
• Jika anda menggunakan obat tanpa resep yang dijual bebas. Ikuti petunjuk yang ada pada kemasannya. Menggunakan obat dengan dosis yang terlalu tinggi dapat merusak ginjal. Jika anda memiliki sejarah keluarga dengan penyakit ginjal, tanyalah dokter anda obat apa yang aman bagi anda
• Jaga berat badan sehat anda dengan berolahraga rutin.
• Jangan merokok dan jangan memulai untuk merokok
• Kontrol kondisi medis anda dengan bantuan dokter jika kondisi tersebut meningkatkan risiko gagal ginjal.

Sumber : health.kompas.com

Gagal ginjal akut

Gagal ginjal akut adalah hilangnya kemampuan ginjal untuk menyaring darah secara tiba-tiba. Ketika itu terjadi maka cairan, elektrolit dan kotoran akan bercampur di dalam darah.

Gagal ginjal dapat berkembang dengan cepat hanya dalam beberapa jam sampai beberapa hari. Orang dengan gagal ginjal dapat menjadi fatal serta membutuhkan perawatan medis intensif. Jika ginjal anda masih dalam kondisi yang baik, jaga baik-baik kesehatan ginjal anda.

Gejala

Tanda dan gejala gagal ginjal akut antara lain:

• Berkurangnya urin saat buang air

• Terlalu banyak menyimpan cairan di dalam tubuh yang menyebabkan pembengkakan pada area kaki

• Perasaan mengantuk

• Napas pendek

• Lelah

• Perasaan bingung

• Mual

• Kejang atau koma pada kasus yang parah

• Nyeri atau perasaan tertekan pada dada

Terkadang gagal ginjal akut tidak menyebabkan tanda atau gejala dan hanya dapat diketahui dengan tes laboratorium.

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

Gagal ginjal akut terjadi ketika ginjal tiba-tiba tidak mampu untuk menyaring kotoran dari darah. Gagal ginjal akut dapat terjadi apabila ada kerusakan pada ginjal anda atau kondisi lain yang menyebabkan aliran darah mengalir lambat menuju ginjal. Gagal ginjal akut juga dapat terjadi apabila kotoran yang telah tersaring tidak keluar dari tubuh bersamaan dengan urin.

Melambatnya aliran darah ke ginjal
Kondisi yang menyebabkan darah yang menuju ginjal mengalir secara lambat dan menyebabkan gagal ginjal antara lain:

• Kurang darah

• Pengobatan terhadap tekanan darah

• Serangan jantung

• Penyakit jantung

• Infeksi

• Kerusakan hati

• Nonsteroidal anti-inflammatory drugs, seperti aspirin, ibuprofen dan naproxen

• Reaksi alergi parah (anaphylaxis)

• Dehidrasi parah

Penyakit dan kondisi yang merusak ginjal

Penyakit dan kondisi yang merusak ginjal dan dapat menyebabkan gagal ginjal akut antara lain:

• Gumpalan darah pada vena dan arteri di dalam dan disekitar ginjal

• Kumpulan kolesterol yang menyumbat aliran darah di dalam ginjal

• Glomerulonephritis

• Hemolytic uremic syndrome

• Infeksi pada ginjal

• Lupus

• Pengobatan, seperti obat chemotherapy ataupun antibiotik

• Multiple myeloma

• Scleroderma

• Thrombotic thrombocytopenic purpura

• Racun, seperti alkohol, kokain dan zat berbahaya lain

• Vasculitis

Penyakit dan kondisi yang menyumbat urin

Penyakit dan kondisi yang menyumbat aliran urin keluar dari tubuh dan memicu gagal ginjal akut antara lain:

• Kanker kandung kemih

• Gumpalan darah pada saluran urin

• Kanker serviks

• Kanker usus besar

• Pembesaran prostate

• Batu ginjal

• Kerusakan syaraf yang mengontrol aktifitas kandung kemih

• Kanker prostat

Faktor risiko

Kondisi yang meningkatkan risiko gagal ginjal akut antara lain:

• Dalam perawatan di rumah sakit, khususnya untuk kondisi serius yang membutuhkan perawatan intensif

• Usia lanjut

• Penyumbatan pembuluh darah di tangan atau kaki (peripheral artery disease)

• Diabetes

• Tekanan darah tinggi

• Gagal jantung

• Penyakit ginjal

• Penyakit hati

Pencegahan

Gagal ginjal akut sering tidak mungkin untuk diperkirakan atau dicegah. Tapi anda dapat mengurangi risiko dengan menjaga kesehatan ginjal.

• Ikuti petunjuk pada kemasan obat. Jika anda menggunakan obat tanpa resep yang dijual bebas. Ikuti petunjuk yang ada pada kemasannya. Menggunakan obat dengan dosis yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko gagal ginjal akut

• Ikuti petunjuk dokter. Jika anda memiliki penyakit ginjal atau kondisi lain yang meningkatkan risiko gagal ginjal akut, ikuti rekomendasi dokter anda untuk mengontrol kondisi tersebut.

• Lakukan teknik pernapasan dengan diagfragma untuk membuat anda lebih tenang. Ketika anda menghirup napas, biarkan perut anda mengembang. Dan ketika anda membuang napas makan perut anda secara alami akan berkontraksi. Teknik bernapas seperti ini juga dapat membantu menenangkan otot bagian perut dan dapat memicu membuat aktifitas berjalan normal.

• Mendengarkan musik, membaca, bermain game atau mandi akan membuat anda rileks.

Sumber : health.kompas.com

Penyakit Diabetes

Istilah diabetes mellitus mengarah pada beberapa kondisi kesehatan yang mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan gula dalam darah (glukosa). Glukosa sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi otot dan jaringan.

Jika anda memiliki diabetes tipe apapun, itu berarti anda memiliki terlalu banyak glukosa. Terlalu banyak glukosa dalam darah akan menyebabkan masalah yang serius. Diabetes kronis terdiri dari diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Gejala

Gejala diabetes bervariasi berdasarkan jenis diabetes yang anda miliki. Jika anda memiliki prediabetes (kadar gula darah lebih tinggi dari normal tapi belum cukup dikategorisasikan sebagai diabetes) atau gestational diabetes (gula darah yang meningkat saat kehamilan) mungkin tidak akan mengalami gejala.

Tanda dan gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2 antara lain:

• Sering haus

• Sering buang air kecil

• Sangat lapar

• Hilang berat badan secara tiba-tiba

• Kelelahan

• Pandangan kabur

• Apabila memiliki luka, luka tersebut sulit sembuh

• Sering mengalami infeksi, seperti infeksi gusi atau kulit dan infeksi vagina atau kandung kemih

Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja meskipun pada dasarnya dapat terjadi pada usia berapapun. Diabetes tipe 2 yang merupakan tipe yang paling umum dapat terjadi pada usia berapapun dan sering dapat dicegah.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Untuk dapat mengerti tentang diabetes anda harus mengetahui bagaimana glukosa diproses tubuh secara normal.

Bagaimana glukosa bekerja secara normal?

Glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh. Glukosa berasal dari dua sumber yang utama, yaitu makanan dan hati. Saat mencerna makanan gula diserap ke dalam aliran darah dengan dibantu oleh insulin (hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat). Hormon insulin dihasilkan oleh pankreas.

Dalam proses ini hati bertindak sebagai gudang penyimpanan dan pusat pengolahan. Contohnya ketika anda tidak makan untuk beberapa waktu, hati akan melepaskan glukosa yang tersimpan untuk menjaga kadar glukosa tetap normal.

- Penyebab diabetes tipe 1

Pada diabetes tipe 1, sistem imun anda yang normalnya berfungsi untuk melawan bakteri atau virus malah menyerang hormon insulin. Kondisi ini membuat anda kekurangan atau bahkan tidak memiliki insulin. Alih-alih dihantarkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam aliran darah.

- Penyebab prediabetes dan diabetes tipe 2

Pada kondisi prediabetes – yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 – dan diabetes tipe 2, sel menjadi resisten terhadap hormon insulin. Hal ini menyebabkan pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin. Alih-alih mengalirkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam darah. Penyebab pastinya tidak diketahui meskipun kelebihan lemak dan perilaku pasif merupakan faktor penting.

- Penyebab gestational diabetes

Saat kehamilan, plasenta memproduksi hormon untuk menopang kehamilan. Hormon ini membuat sel lebih resisten terhadap insulin. Seiring pembesaran plasenta pada tiga bulan kedua dan ketiga, maka hormon tersebut semakin banyak dihasilkan.

Normalnya pankreas akan merespon dengan menghasilkan lebih banyak insulin. Tetapi terkadang pankreas justru tidak mampu meresponnya. Ini membuat glukosa banyak menumpuk di darah dan tidak terserap ke dalam sel.

Faktor risiko

Faktor risiko diabetes didasarkan pada tipe diabetes.

- Faktor risiko diabetes tipe 1

Meskipun penyebab pasti diabetes tipe 1 tidak diketahui, faktor keturunan mungkin mempengaruhi. Faktor lainnya adalah terkena penyakit yang disebabkan virus.

- Faktor risiko diabetes tipe 2

• Lemak. Semakin banyak lemak pada jaringan tubuh anda, semakin tinggi pula resistensinya terhadap insulin.

• Perilaku pasif. Perilaku pasif akan membuat lemak dalam tubuh tidak terbakar. Aktifitas fisik akan membantu mengontrolnya dan semakin banyak penggunaan glukosa untuk energi maka semakin sensitif sel anda terhadap glukosa.

• Faktor keturunan.

• Usia. Risiko akan meningkat seiring dengan usia dimana aktifitas fisik cenderung menurun.

• Gestational diabetes. Jika anda memiliki gestational diabetes ketika hamil, maka risiko mengalami prediabetes dan diabetes tipe 2 akan meningkat kemudian. Jika bayi yang anda lahirkan memiliki berat lebih dari 4 kilogram maka anda juga berisiko terkena diabetes tipe 2.

• Polycystic ovary syndrome. Ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, tumbuh rambut yang terlalu banyak dan obesitas.

Kondisi lain yang terkait diabetes antara lain:

• Tekanan darah tinggi

• Kolesterol

Pencegahan

Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah. Akan tetapi diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat.

• Makan makanan sehat rendah kalori dan lemak

• Lebih aktif secara fisik, khususnya dengan berolahraga

• Jaga berat badan ideal

Sumber : health.kompas.com

Gangguan Jantung

Serangan jantung biasanya terjadi ketika darah beku menyumbat aliran darah yang melalui coronary arteries – pembuluh darah yang memberikan suplai darah ke otot jantung. Terganggunya aliran darah ke jantung dapat merusak dan menghancurkan otot jantung.

Serangan jantung, juga disebut myocardial infarction, sering fatal. Gaya hidup anda secara keseluruhan – apa yang anda makan, seberapa sering anda berolahraga dan cara apa yang anda ambil ketika stress – memainkan peran pada pemulihan serangan jantung. Sebagai tambahan, gaya hidup sehat dapat membantu anda mencegah serangan jantung dengan mengontrol faktor risiko yang berkontribusi menyempitkan arteri koroner yang menyuplai darah menuju jantung.

Gejala

Gejala yang biasa terjadi pada serangan jantung antara lain:

• Tekanan, perasaan seperti di tekan atau di peras pada bagian tengah dada anda yang membutuhkan waktu lebih dari sekedar beberapa menit untuk hilang

• Rasa sakit yang berkepanjangan mulai dari dada sampai ke pundak, lengan, punggung atau bahkan gigi dan rahang

• Meningkatnya frekuensi kejadian sakit pada dada

• Sakit yang lama pada bagian atas area perut

• Napas pendek

• Berkeringat

• Perasaan akan datang kematian

• Pingsan

• Mual dan muntah

Sebagai tambahan, atau perbedaan, gejala serangan jantung pada wanita antara lain:

• Sakit pada area perut atau rasa panas pada perut

• Kulit yang basah karena keringat

• Pusing atau kepala yang terasa ringan

• Kelelahan yang tidak biasa atau tidak terjelaskan

Variasi gejala serangan jantung

Tidak semua dari mereka yang memiliki serangan jantung mengalami gejala yang sama. Banyak serangan jantung dramatis sebagaimana mereka yang pernah terlihat di TV. Beberapa pengidap tidak memiliki gejala apapun. Tetap saja, semakin banyak tanda dan gejala yang anda miliki, semakin besar kemungkinan anda mungkin akan mengalami serangan jantung.

Serangan jantung dapat terjadi setiap waktu – pada saat bekerja atau bermain, ketika anda beristirahat, atau ketika anda bergerak. Beberapa serangan jantung menyerang secara tiba-tiba, tapi banyak mereka yang memiliki serangan jantung mengalami peringatan akan tanda dan gejala beberapa jam, beberapa hari atau beberapa minggu sebelumnya. Peringatan awal serangan jantung mungkin adalah kambuhnya sakit pada dada (angina) yang dipicu olah aktifitas fisik berat dan beristirahat. Angina disebabkan oleh menurunnya aliran darah ke jantung secara sementara.
Banyak orang bingung akan serangan jantung dengan kondisi dimana jantung anda tiba-tiba berhenti (sudden cardiac arrest). Serangan jantung berbeda dari sudden cardiac arrest, yang terjadi saat ada gangguan impuls elektrik pada jantung mengganggu pemompaan dan menyebabkan aliran darah berhenti mengalir ke seluruh bagian tubuh.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Serangan jantung terjadi ketika satu atau lebih arteri yang menyuplai jantung dengan darah yang kaya akan oksigen (coronary arteries) menjadi tersumbat. Selama ini, coronary arteries dapat menyempit dari terbentuknya kolesterol. Pembentukan ini – karena berkumpulnya plak – di dalam arteri disebut atherosclerosis.

Terjadinya serangan jantung, salah satu dari plak ini pecah kemudian bekuan darah terbentuk di tempat pecahan ini. Jika bekuan darah cukup besar, ini dapat menyumbat aliran darah melalui arteri. Ketika pada coronary arteries yang menyempit terjadi atherosclerosis, kondisi ini diketahui sebagai gangguan coronary artery. Gangguan coronary artery sebagian besar menyebabkan serangan jantung.

Kasus yang tidak biasa pada serangan jantung adalah kejang pada arteri yang mematikan aliran darah ke otot jantung. Obat-obatan terlarang, seperti kokain, dapat menyebabkan kejang yang mengancam nyawa.

Serangan jantung adalah akhir dari proses yang berkembang lebih dari beberapa jam. Dengan setiap menit yang berlalu, akan banyak jaringan jantung yang kekurangan darah akan memburuk atau mati. Bagaimanapun, jika aliran darah dapat diperbaiki saat itu, kerusakan jantung dapat dieliminasi atau dicegah.

Faktor risiko

Faktor risiko tertentu yang mempengaruhi terbentuknya atherosclerosis yang menyempitkan arteri di dalam tubuh, termasuk arteri yang menuju jantung. Anda dapat memperbaiki atau menghilangkan banyak faktor risiko untuk mengurangi peluang anda memiliki serangan jantung yang pertama ataupun selanjutnya.

Faktor risiko serangan jantung antara lain:

• Usia. Laki-laki berusia 45 atau lebih tua dan wanita berusia 55 atau lebih tua lebih mungkin memiliki serangan jantung daripada pada laki-laki atau wanita yang berusia lebih muda.

• Tembakau. Merokok dan menjadi perokok pasif untuk waktu yang lama merusak dinding bagian dalam arteri – termasuk arteri yang menuju jantung – membuat kolesterol dan zat lain berkumpul dan melambatkan aliran darah. Merokok juga meningkatkan risiko bekuan darah mati dan menyebabkan serangan jantung.

• Diabetes. Diabetes adalah ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan cukup insulin yang dibutuhkan tubuh dengan baik. Insulin, hormon yang dikeluarkan oleh pankreas, memperbolehkan tubuh menggunakan glukosa, yang berasal dari makanan mengandung gula. Diabetes dapat terjadi pada anak-anak, tapi lebih sering terjadi pada mereka yang berusia pertengahan dan pada mereka yang memiliki kelebihan berat badan. Diabetes meningkatkan risiko anda mengalami serangan jantung.

• Tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat merusak arteri yang menyuplai jantung dengan mempercepat atherosclerosis. Risiko tekanan darah tinggi meningkat bersamaan dengan bertambahnya usia, tapi penyebab utama pada banyak pengidap adalah makan makanan yang terlalu banyak garam dan kelebihan berat badan. Tekanan darah tinggi dapat juga bawaan keturunan.

• Tingginya kolesterol dalam darah atau triglyceride level. Kolesterol adalah sebagian besar endapan yang dapat menyempitkan arteri di dalam tubuh, termasuk yang menyuplai darah ke jantung. Tingginya kadar kolesterol di dalam darah meningkatkan risiko serangan jantung. Low-density lipoprotein (LDL) cholesterol (kolesterol yang jahat) adalah yang paling banyak menyempitkan arteri. Tingginya tingkat LDL merupakan hal yang tidak diinginkan dan sering dihasilkan makanan yang tinggi lemak dan kolesterol. Tingginya kadar triglyceride, jenis lemak dalam darah yang berasal dari makanan, juga merupakan hal yang tidak diinginkan. Bagaimanapun, high-density lipoprotein (HDL) cholesterol (kolesterol baik) yang membantu tubuh membersihkan kelebihan kolesterol, adalah hal yang diinginkan dan menurunkan risiko seranagn jantung.

• Catatan keluarga dengan serangan jantung. Jika saudara kandung, orang tua atau kakek-nenek anda memiliki serangan jantung, anda mungkin akan terisiko juga. Keluarga anda yang memiliki kondisi genetik yang meningkatkan kadar kolesterol darah yang tinggi. Tekanan darah tinggi juga menurun pada keluarga.

• Rendah dalam aktifitas fisik. Gaya hidup yang tidak aktif berkontribusi pada koleterol dalam darah yang tinggi dan obesitas. Mereka yang melakukan olahraga aerobik yang rutin memiliki kemampuan cardiovascular yang lebih baik, yang menurunkan risiko serangan jantung secara keseluruhan. Olahraga juga bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

• Obesitas. Adalah mereka yang memiliki proporsi lemak tubuh yang tinggi (indeks massa tubuh 30 atau lebih). Obesitas meningkatkan risiko gangguan jantung kerena hal ini berkaitan dengan kadar lemak darah yang tinggi, tekanan darah tinggi dan diabetes.

• Stress. Stress dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Terlalu banyak stress juga dapat meningkatkan tekanan darah.

• Penggunaan obat-obatan terlarang. Menggunakan obat terlarang, seperti kokain atau amphetamine, dapat memicu kejang pada otot jantung yang menyebabkan serangan jantung.

Pencegahan

Tidak ada kata terlambat untuk mengambil langkah dalam mencegah serangan jantung – bahkan jika anda telah mengalaminya. Mengambil pengobatan medis dapat mengurangi risiko terjadinya serangan jantung berikutnya dan menolong jantung anda yang telah rusak berfungsi dengan lebih baik. Faktor gaya hidup juga memainkan peran penting dalam pencegahan serangan jantung dan pemulihannya.

Pengobatan medis

Dokter biasanya memberikan resep obat terapi pada mereka yang memiliki serangan jantung atau mereka yang memiliki risiko tinggi akan mengalami. Pengobatan medis yang membantu jantung berfungsi secara lebih efektif atau mengurangi risiko serangan jantung antara lain:

• Blood-thinning medications. Aspirin membuat darah membuat darah lebih sedikit mengental. Dokter merekomendasikan aspirin harian untuk banyak dari mereka yang memiliki serangan jantung. Dokter anda mungkin, pada beberapa kasus, memberi resep obat pengencer darah yang lebih kuat daripada aspirin.

Dokter mungkin memberikan resep aspirin dan obat anti pengentalan darah, seperti clopidogrel (Plavix), pada mereka yang menjalani angioplasti atau prosedur untuk membuka coronary arteries yang menyempit, obat itu diberikan sebelum dan sesudah prosedur.

Jika anda menggunakan aspirin untuk mencegah serangan jantung, berhati-hatilah untuk mengambil pereda rasa sakit ibuprofen (Advil, Motrin, dan lainnya) karena pada saat yang sama dapat meningkatkan risiko masalah gastrointestinal dan dapat mempengaruhi manfaat dari aspirin. Jika anda membutuhkan penghilang rasa sakit untuk kondisi tertentu, seperti arthritis, diskusikan dengan dokter anda mana yang tepat bagi anda.

• Beta blockers. Obat ini menurunkan rata-rata detak jantung dan tekanan darah, mengurangi tuntutan pada jantung anda dan membantu mencegah serangan jantung selanjutnya. Banyak pengidap akan membutuhkan beta blockers pada masa “istirahat” dihari mereka dengan serangan jantung yang sering menyerang.

• Penghambat Angiotensin-converting enzyme (ACE). Dokter akan memberikan resep penghambat ACE untuk banyak pengidap setelah mengalami serangan jantung, khususnya pada mereka yang memiliki serangan jantung parah yang mengurangi kapasitas pemompaan jantung. Obat ini menyebabkan darah lebih mudah mengalir dari jantung, mencegah beberapa komplikasi akibat serangan jantung dan membuat serangan jantung berikutnya lebih ringan.

• Obat penurun kolesterol. Ada beberapa jenis obat, seperti statin, niacin, fibrates dan bile acid sequestrant, dapat membantu menurunkan kolesterol darah yang tidak diinginkan. Sebagian besar mereka dengan serangan jantung menggunakan obat penurun kolesterol yang membantu menurunkan risiko serangan jantung berikutnya. Pengobatan ini dapat membantu mencegah serangan jantung di masa depan bahkan jika kolesterol anda tidak tinggi pada saat serangan jantung.

Perubahan gaya hidup

Sebagai tambahan pada pengobatan medis, perubahan gaya hidup dapat membantu memulihkan anda dari serangan jantung juga dapat membantu pencegahan terjadinya serangan jantung di masa depan. Antara lain:

• Tidak merokok

• Mengontrol kondisi tertentu, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes

• Tetap aktif secara fisik

• Makan makanan sehat

• Jaga berat badan yang sehat

• Kurangi dan kendalikan stress

Sumber : health.kompas.com

Kanker Serviks

Penyakit kanker leher rahim yang istilah kesehatannya adalah kanker servik (Cervical Cancer) merupakan kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina).

Penyakit kanker servik ini disebabkan oleh beberapa jenis virus yang disebut Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini menyebar melalui kontak sexual, HPV dapat menyerang semua perempuan disetiap waktu tanpa melihat umur ataupun gaya hidup. Banyak wanita yang dengan daya tahan tubuh yang baik mampu melawan infeksi HPV dengan sendirinya. Namun demikian, terkadang virus ini berujung pada terjadinya penyakit kanker.

Di Indonesia, Kanker Serviks adalah kanker pembunuh perempuan Indonesia no.1 tertinggi saat ini.(Pdpersi). “Setiap perempuan selama hidupnya beresiko terkena virus yang menyebabkan kanker serviks”, terutama beresiko tinggi bagi mereka yang merokok, melahirkan banyak anak, memakai alat kontrasepsi pil dalam jangka waktu lama, serta mereka yang terinfeksi HIV Aids.(MedlinePlus)

• Bagaimanakah kanker leher rahim terjadi ?

Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker. Selama jeda tersebut, pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker.

• Mendeteksi Kanker Serviks

Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut “Pap smear test”, sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim. Pap smear adalah suatu test yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim.

• Tanda dan Gejala Kanker Serviks

Secara umum tanda dan gejalanya adalah terjadinya perdarahan vagina setelah aktivitas sexual atau diantara masa menstruasi. Sementara itu tanda lain yang mungkin timbul antara lain adalah :

1. Hilangnya nafsu makan dan berat badan

2. Nyeri tulang panggul dan tulang belakang

3. Nyeri pada anggota gerak (kaki)

4. Terjadi pembengkakan pada area kaki

5. Keluarnya feaces menyertai urin melalui vagina

6. Hingga terjadi patah tulang panggul

Pemeriksaan Pap smear test yang teratur sangat diperlukan untuk mengetahui dan mendeteksi adanya kanker serviks pada diri seorang wanita.

• Pengobatan Penyakit Kanker Serviks

Bagi Anda yang terdiagnosa mengalami perubahan abnormal sel sejak dini, maka dapat dilakukan beberapa hal seperti ;

1. Pemanasan, diathermy atau dengan sinar laser.

2. Cone biopsi, yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel leher rahim, termasuk sel yang mengalami perubahan. Tindakan ini memungkinkan pemeriksaan yang lebih teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami perubahan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan.

Jika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker dan kanker leher rahim telah dapat diidentifikasi, Maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk penyembuhannya, antara lain ;

1. Operasi, yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasanya uterus beserta leher rahimnya.

2. Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal.

• Bagaimana Pencegahannya?

Ini merupakan berita yang sangat menarik, bahwa penyakit kanker leher rahim (kanker serviks) dapat dicegah. Yaitu dengan cara vaksinasi yang diberikan pada remaja putri dan perempuan dewasa.

Vaksin ini diresmikan hak ciptanya pada tahun 2006, pengembangnya adalah sebuah perusahaan obat terbesar dunia yang berada di Amerika Serikat (Merck & Co., Inc.). Vaksin ini diberi nama “Gardasil”. Vaksin tersebut, menurut WHO, juga efektif mencegah infeksi HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan hampir 90% dari semua jenis kanker leher rahim.

Pengenalan vaksin pencegah kanker serviks dan upaya untuk mendekatkan akses vaksin bagi masyarakat di diseluruh wilayah Indonesia diharapkan dapat menurunkan prevalensi kanker leher rahim serta meminimalkan fatalitas akibat serangan kanker tersebut.

Kanker Otak

Tumor otak adalah tumbuhnya sel abnormal pada otak. Banyak jenis tumor yang berbeda-beda. Beberapa tumor otak bukan merupakan kanker (jinak) dan beberapa tumor otak lainnya adalah kanker (ganas). Tumor otak dapat berasal dari otak (tumor otak primer) atau kanker yang berasal dari bagian tubuh lain dan merambat ke otak (tumor otak sekunder / metastatik).

Gejala

Tanda dan gejala umum tumor otak dapat berupa :

• Muncul sakit kepala atau perubahan pola sakit kepala

• Sakit kepala secara bertahap menjadi makin sering dan makin parah

• Mual atau muntah tanpa sebab

• Masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, dan lain-lain

• Secara bertahap hilang sensasi atau gerakan tangan atau kaki

• Sulit menjaga keseimbangan

• Sulit berbicara

• Kebingungan terhadap persoalan sehari-hari

• Perubahan kepribadian atau kebiasaan

• Kejang, khususnya pada seseorang yang tidak pernah mengalami kejang

• Masalah pendengaran

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Tumor otak primer

Tumor otak primer dapat berasal dari otak itu sendiri atau jaringan yang menutup otak, seperti membran meninges, syaraf tengkorak, kelenjar pituitary atau kelenjar pineal. Tumor otak primer dimulai ketika sel normal mengalami mutasi pada DNA-nya. Mutasi ini menyebabkan sel tumbuh secara tidak terkendali dan tetap hidup saat sel yang lain mati.

Ada beberapa jenis tumor otak primer. Masing-masing dinamakan berdasarkan sel yang terkain. Antara lain:

• Acoustic neuroma (schwannoma)

• Astrocytoma, juga dikenal dengan nama glioma, yang terdiri dari anaplastic astrocytoma dan glioblastoma

• Ependymoma

• Ependymoblastoma

• Germ cell tumor

• Medulloblastoma

• Meningioma

• Neuroblastoma

• Oligodendroglioma

• Pineoblastoma

Tumor otak sekunder / metastatik

Tumor otak sekunder / metastatik adalah tumor yang dihasilkan dari kanker yang berasal dari bagian tubuh lain dan kemudian merambat ke otak. Tumor otak sekunder paling sering terjadi pada orang yang memiliki catatan dengan kanker. Tapi dapat juga terjadi walaupun jarang, tumor otak metastatik merupakan tanda awal kanker yang dimulai dari bagian tubuh lainnya.

Kanker apapun dapat menyebar ke otak, tapi jenis yang paling umum antara lain:

• Kanker payudara

• Kanker usus besar

• Kanker ginjal

• Kanker paru-paru

• Melanoma

Faktor risiko

Faktor risiko tumor otak antara lain:

• Ras. Tumor otak terjadi paling sering pada orang yang berkulit putih, kecuali meningioma.

• Usia. Risiko tumor otak meningkat seiring usia.

• Terkena radiasi. Contohnya radiasi untuk pengobatan kanker.

• Terkena zat kimia saat bekerja.

• Catatan keluarga dengan tumor otak.

Sumber: health.kompas.com

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah kanker yang terbentuk pada sel payudara. Kanker payudara dapat terjadi pada wanita maupun pada pria, tapi sejauh ini lebih sering terjadi pada wanita. Setelah kanker kulit, kanker payudara adalah kanker yang umum terjadi pada wanita.

Kanker payudara adalah jenis lain dari kanker yang terjadi pada jaringan sel payudara. Ketika sel abnormal membagi dan tidak terkontrol, mereka dapat menjadi besar dengan membentuk jaringan ekstra, atau tumor, yang dapat menjadi jinak atau ganas. Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan tubuh yang lain, biasanya dapat diangkat dan tidak akan timbul kembali.

Sel tumor ganas (kanker) dapat menyebar ke jaringan tubuh yang terdekat dan melepaskan diri dari bentuk tumor primer menjadi bentuk tumor sekunder dimanapun di bagian tubuh.

Ada beberapa tipe umum kanker payudara :

• Infiltrating/Invasive Ductal Carcinoma (IDC) terjadi pada 65 sampai 85 persen kasus kanker payudara. Dimulai di sel saluran susu dan dapat menembus dinding saluran untuk menyerang jaringan yang berlemak. Dapat menyebar dengan darah atau getah bening. Dengan mammogram (pemotretan sinar X) biasanya terlihat sebagai jaringan yang tidak biasa, flek kecil atau keduanya. Muncul sebagai gumpalan yang biasanya terasa keras daripada jaringan disekitarnya.

• Infiltrating/Invasive Lobular Carcinoma (ILC) terjadi pada 5 sampai 10 persen kasus kanker payudara. Terdapat pada kelenjar penghasil susu, dan dapat menyebar ke jaringan lemak dan dimanapun pada tubuh. Dengan mammogram, dapat terlihat seperti IDC, tapi pemeriksaan fisik biasanya tidak menemukan adanya gumpalan yang keras – jaringan yang agak samara ketebalannya. Dapat terjadi lebih dari satu tempat di dada atau pada kedua dada secara simultan.

• Tiga subtipe slow-growing invasive adalah Medullary, Mucinous dan Tubular Carcinomas. Yang secara bersamaan terjadi pada 12 persen kasus kanker payudara. Mereka dapat diketahui dengan secara lebih baik dari pada kanker ganas lainnya.

• Inflammatory Carcinoma adalah subtipe IDC. Memiliki karakteristik payudara menjadi merah, bengkak dan terasa panas, dan kulit menebal dan dapat membentuk benjolan kecil. Ini terjadi karena pertumbuhan kanker yang cepat dan menyumbat jaringan getah bening. Pada 90 persen kasus, kanker telah menyebar pada jaringan getah bening saat terdiagnosa. Ini merupakan kanker yang agresif dan umumnya dilakukan perawatan dengan chemotherapy. Pembengkakan kanker terjadi pada satu dari empat persen kasus yang terjadi.

• Paget’s disease dimulai pada saluran susu dan dapat menyebar pada puting susu dan areola, menyebabkan pengerasan. Jika tidak ada gumpalan yang terasa, dan biopsi menunjukkan tidak ada kanker ganas, itu pertanda baik. Perawarannya sama dengan kanker ganas lain.

• Tumor jaringan lunak: Tumor dapat terjadi di jaringan pendukung pada payudara. Tumor ini adalah jenis yang tidak umum.

Gejala

Tanda dan gejala kanker payudara antara lain :

• Benjolan pada payudara atau terasa menebal dan berbeda dari jaringan di sekitarnya.

• Keluar darah pada puting susu

• Perubahan ukuran atau bentuk payudara

• Perubahan pada kulit payudara, contohnya lesung

• Bentuk puting susu yang terbalik

• Pengelupasan kulit puting susu

• Kemerahan pada kulit payudara, seperti kulit jeruk

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker payudara. Dokter mengetahui bahwa kanker payudara terjadi ketika beberapa sel payudara mulai berkembang secara tidak normal. Sel-sel tersebut membagi lebih cepat daripada sel pada umumnya. Akumulasi sel ini membentuk tumor yang dapat menyebar pada payudara, jaringan getah bening atau bagian tubuh lain.

Kanker payudara paling sering dimulai pada saluran produksi susu. Dokter menyebut jenis kanker ini cancer invasive ductal carcinoma. Kanker payudara juga dapat dimulai dari lobulus (invasive lobular carcinoma) atau sel pada payudara.
Ilmuan mengidentifikasi hal yang dapat meningkatkan risiko anda memiliki kanker payudara. Tapi tidak jelas apa kenapa beberapa orang tidak memiliki faktor risiko mengalami kanker, sementara orang lain yang memiliki faktor risiko tidak pernah mengalaminya. Sepertinya kanker payudara disebabkan oleh kombinasi dari faktor genetik dan lingkungan anda.

Kanker payudara karena keturunan

Dokter memperkirakan bahwa 5 sampai 10 persen kanker payudara berhubungan pada mutasi genetik pada generasi di dalam keluarga. Sejumlah gen rusak yang diwariskan dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara telah diidentifikasi. Yang umum adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

Jika anda memiliki catatan keluarga yang kuat dengan kanker payudara atau kanker lain, tes darah dapat membantu mengidentifikasi BRCA yang rusak atau gen lain yang terdapat di dalam keluarga.

Faktor risiko

Faktor risiko adalah segala sesuatu yang membuat anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara. Tetapi memiliki satu atau bahkan beberapa faktor risiko tidak berarti anda akan mengalami kanker – beberapa wanita dengan kanker payudara tidak memiliki faktor risiko apapun yang diketahui daripada wanita lain.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara antara lain:

• Wanita. Wanita lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara daripada laki-laki.

• Bertambahnya usia. Risiko anda mengalami kanker payudara meningkat seiring usia. Wanita yang berusia lebih dari 60 tahun memiliki risiko lebih besar daripada wanita dengan usia yang lebih muda.

• Catatan pribadi dengan kanker payudara. Jika anda memiliki kanker pada satu payudara, anda memiliki peningkatan risiko mengalami kanker pada payudara yang lain.

• Sejarah keluarga dengan kanker payudara. Jika anda memiliki ibu, saudara perempuan atau anak perempuan dengan kanker payudara, anda memiliki peluang yang lebih besar terdiagnosa dengan kanker payudara. Tetapi secara umum mereka yang memiliki kanker payudara tidak memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara.

• Gen keturunan yang meningkatkan risiko kanker. Mutasi gen tertentu yang meningkatkan risiko kanker payudara dapat menurun dari orang tua kepada anak. Mutasi gen yang dimaksud adalah BRCA1 dan BRCA2. Gen tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker lain, tetapi mereka tidak membuat kanker pasti terjadi.

• Terkena radiasi. Jika anda menerima perawatan dengan radiasi pada dada saat anak-anak atau orang dewasa yang muda, anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara di kemudian hari.
• Obesitas. Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko anda mengalami kanker payudara.

• Datang bulan yang dimulai pada usia lebih muda. Masa datang bulan yang dimulai sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko kanker payudara.

• Menopause yang dimulai pada usia yang lebih tua. Jika masa menopause anda dimulai setelah usia 55 tahun, anda akan memiliki kemungkinan lebih mengalami kanker payudara.

• Memiliki anak pertama pada usia yang lebih tua. Wanita yang baru memiliki anak setelah usia 35 dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

• Terapi hormon postmenopausal. Mereka yang menggunakan pengobatan terapi hormon yang mengkombinasikan esterogen dan progesterone untuk mengobati tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara.

• Minum alkohol. Minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Pencegahan

Pada saat ini kanker payudara tidak dapat dicegah, tapi dapat didiagnosa lebih awal dari sebelumnya. Diagnosa awal mungkin dengan mammography secara rutin dan pemeriksaan awal pada luka yang dicurigai. Semakin awal kanker diketahui, semakin besar peluang untuk disembuhkan.

Berikut ini adalah cara yang mungkin dapat menolong mencegah kanker payudara:

• Diet rendah lemak (kurang dari 20 persen), dengan cukup buah dan sayuran, dan menjaga berat badan ideal.

• Ketika kanker ditemukan dan ditangani secara dini, akan ada lebih banyak pilihan pengobatan yang dapat diambil dan memiliki peluang lebih baik untuk sembuh.

• Diantara check-ups klinis, lakukan breast self-exam (BSE) bulanan. Setiap payudara wanita berbeda, dan berubah seiring usia, siklus menstruasi, kehamilan, menopause, atau penggunaan pil KB atau hormon lain. Mungkin akan normal jika pada payudara anda terasa gumpalan, bengkak atau perih pada waktu tertentu, seperti sebelum terjadinya kehamilan.

• Menyusui mungkin akan sedikit menurunkan risiko, khususnya jika berlanjut untuk 18 sampai 24 bulan. Olahraga berat pada saat usia muda dapat memberikan perlindungan yang lama. Bahkan aktifitas fisik ringan pada saat dewasa dapat menurunkan risiko.

 

Sumber : health.kompas.com